2 Harimau Muncul Dekat Permukiman Warga Agam, Berjarak 10 Meter dari Kantor BRIN

Harimau sumatera muncul di Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Lokasi kemunculan satwa dilindungi ini hanya berjarak sekitar 10 meter dari perkantoran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ade Putra, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan patroli sejak pagi hingga malam.
"Kemudian kami ingin memastikan individu satwa tersebut. Dari jejak yang kami temukan, ada dua ukuran jejak. Jadi ada dua ekor harimau. Kemungkinan jejak induk dan anak," kata Ade saat dihubungi kumparan, Rabu (17/6/2026).
Ade menjelaskan lokasi kemunculan harimau berada di kawasan perbatasan, sekitar 50 meter dari hutan dan sekitar dua meter dari permukiman warga.
Kawasan tersebut, kata dia, memang merupakan lanskap perlintasan harimau. BKSDA Sumbar saat ini berupaya melakukan penghalauan satwa.
"Kami sudah memasang camera trap untuk mendapatkan visual satwa. Dari pengakuan warga memang ada dua ekor dan jejak yang kami temukan juga menunjukkan dua ukuran. Untuk yang terlihat di dalam video kemungkinan anaknya," ujarnya.
Kemunculan harimau itu hanya berjarak sekitar 10 meter dari kompleks Kawasan Stasiun Lapangan (KSL) Stasiun Bumi dan Observasi Agam milik BRIN.
Kawasan ini adalah fasilitas riset strategis yang berfungsi memantau satelit, cuaca, dan dinamika atmosfer di wilayah khatulistiwa.





